kenangan makin menganga
saat senja dan daun berguguran di pematang hatiku
Kaukah itu
coba nyalakan api yang telah padam
iringi dengan usiaMu yang mulai memutih
andai musim semi kembali dengan setangkai mawar merah
dan hatiMu seputih anggrek masih terlukis di tubuhMu
mungkin halaman padi yang tersiram hujan malam tadi
kan kuiringi kedatanganMu di sudut hatiku utuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar