Sajak - sajak kehidupan yang ditulis oleh seorang manusia yang belajar untuk memaknai dalam kesederhanaan kata. Mencoba mengajak untuk merenung dan memaknai hidup. Dan semuanya hanyalah kedangkalan sikap dan kata jika hidup dipandang sebagai hidup itu sendiri.
Rabu, 11 November 2009
Hidup
lahir, mencium sumber air kehidupan jatuh, mencium ibu pertiwi bangun, mencium udara pagi berjalan, mencium hangatnya mentari sakit, mencium putihnya harapan mati, mencium tanganMu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar