Minggu, 29 November 2009

Dekaplah Aku Wahai Pagi

dekaplah aku wahai pagi
sirami dengan kidung yang pernah kita nyanyikan waktu gerimis musim hujan
bibirmu coba sapu kangenku
dekaplah aku wahai pagi
jangan cepat beranjak walau mentari terlukis di awan putih
pelukmu bagai pelukan bayi terhadap ibunya enggan terpisah walau sesaat
dekaplah aku wahai pagi
leburkan sukma dan kasih
hingga cinta terpatri dalam episodeNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar