duri yang tindas dagingmu akan ku cuil
hingga kau bebas tak terikat
sayang, bukankah fatamorgana hanyalah kesirnaan harapan?
bukankah bayu yang lembut selalu menjelma di sudut hatimu
jika esok dan hari ini sama saja
kuingin temani dirimu utuh
bercerita dan bernyanyi tembang kehidupan
mengenang hujan di dinginnya kalbu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar