lagumu terdengar serak
seperti serpihan masa lalu yang telah berkarat
bercerita tentang harapan yang sirna
mencoba tengadahkan tetes air mata
kau bernyanyi lagi
berlari dan mengejar bus yang sekarat
lagumu adalah lagu sumbang
dingin seperti stalagtit yang menggantung di ujung gua
di bus yang biasa kau sambangi
sekarang tak terdengar lagi
lagu sumbang sudah terkubur
didekap dan dilebur dalam diam dan sepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar