antara Jakarta dan Jogja
tersimpan perjalanan yang menyisakan kenangan
berdansa dan tertidur di negeri impian
menderit di ujung rel, terjal
kami adalah debu-debu gerbong ini
mencoba mengurai benang kusut ekonomi
berteman dengan serdadu mati
menari dengan tatapan yang kosong
ah, berjuta-juta tubuh terbujur dan meringkuk kaku
mencoba tidurkan kepenatan
merenda mimpi di sebuah kota impian
coba prasastikan hidup yang lebih baik ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar