Sajak - sajak kehidupan yang ditulis oleh seorang manusia yang belajar untuk memaknai dalam kesederhanaan kata. Mencoba mengajak untuk merenung dan memaknai hidup. Dan semuanya hanyalah kedangkalan sikap dan kata jika hidup dipandang sebagai hidup itu sendiri.
Minggu, 22 September 2013
Taman Hatiku
Di taman hatiku, cahaya putih berpendar
berputar suguhkan batas ruang dan waktu
sirami luluhnya nestapa di penghujung gaibNya
Kulangkahkan kakiku tinggalkan kursi tua
sambut pendaran cahaya putih yang mewujud seperti bunga
bunga yang indah, bunga lili
Kutersenyum dan berdoa
penyelenggaraanNya jauh mengatasi galaksi hatiku
kukembali,duduk di kursi tuaku
meraut hati,beningkan diri, gapai kasihMu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar