Sajak - sajak kehidupan yang ditulis oleh seorang manusia yang belajar untuk memaknai dalam kesederhanaan kata. Mencoba mengajak untuk merenung dan memaknai hidup. Dan semuanya hanyalah kedangkalan sikap dan kata jika hidup dipandang sebagai hidup itu sendiri.
Minggu, 14 Februari 2010
Di Suatu Pagi
kita susuri jalan ini pohon, bunga, rumput, dan gemericik air sungai mengerlingkan matanya saat kucium bibirMu ada siluet mentari terangi wajahMu yang ayu pagi yang indah tebarkan jiwa yang mencinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar