bergelayut
memeluk
berpendar dalam desah
warnai bayangan sejati
rekahkan merah bibirmu
sepi
kosong
dalam diam ada bayangan
dan ternyata
bayangan itu adalah bayanganku sendiri
mencoba merengkuh
berlari
jatuh
bangkit lagi dengan sinar temaram di ujung senja
diterangi lampu teplok
membaca guratan nasib
memanterai
memeluk rosari mawar merah
diam
sendiri
tiba-tiba
Engkau datang
bawakan salibku di golgotaMu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar