kutitipkan galau hatiku pada gemericiknya air hujan
coba bercengkerama pada dinginnya pagi
tenggelamkan setiap benih kesadaran dalam diam
wahai hujan, ceritakanlah padaku
sebuah episode tentang cinta sejati
sepasang kekasih yang terpisah dalam rentang waktu dan tempat
tapi, andai Kau tahu
waktu dan tempat tak sempat membelenggu jiwa yang melambung
pada asa yang terlukis di rendaanMu
kegalauan ini makin menyakitkan
hati tercabik dalam sunyi
nyanyian seakan sebuah himne yang aku sendiri tidak tahu
setiap gemericik air
kuingin dengarkan setiap harapan yang kan kujelang
walau galau ini tetap ada dan tak pupus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar